MENU

Kontingen Prabu Sekolah Indonesia Kota Kinabalu Mewakili Indonesia dalam Kegiatan Festival Seni Hidup 2019 di Kuala Lumpur

Kontingen Prabu Sekolah Indonesia Kota Kinabalu Mewakili Indonesia dalam Kegiatan Festival Seni Hidup 2019 di Kuala Lumpur

Kelompok Tari Pasasti Budaya (PRABU)- Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) berkesempatan mengikuti kegiatan berskala Internasional Festival Seni Hidup- Living Arts Cultural Festival 2019. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari, 15-17 November 2019 di Malaysia Tourism Centre (MaTiC)- Kuala Lumpur. Festival ini diikuti oleh delapan negara peserta, antara lain: Malaysia, Philiphines, Thailand, Turkey,  Australia, Canada, Sri Lanka dan Indonesia. Suatu kesempatan berhargabagi SIKK dipercaya untuk mewakili Indonesia dalam kegiatan ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kebudayan dari masing-masing negara yang telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO, serta bertujuan untuk mengangkat kesenian lokal yang perlu dilestarikan dengan pengemasan dalam bentuk pertunjukan yang menarik untuk masyarakat lokal maupun Internasional.

Kontingen Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, terdiri dari Bapak Dwi Kristiyanto (Pelatih/Koreografer), Ibu Sri Ningsih (Pelatih/ Koreografer), Janet Tulak ( Penari), Novania Marten (Penari), Noviani Marten (Penari), Noor Fazilah (Penari), Defni Manditin (Penari), Dhestiansiah Narendra Rageswara (Penari), Rion Werang (Penari), Jowie Jonathan (Penari), Arsam (Guru pendamping- Humas), dan Frangky Kurniawan ( Guru Pendamping- Penata Busana). Kelompok tari PRABU berangkat pada hari Kamis, 14 November 2019. Setibanya dilokasi kegiatan, kelompok tari PRABU  bergabung dengan kelompok tari dari  negara lain untuk mengikuti Rehearsal kegiatan pembukaan dan penutupan kegiatan serta arahan jadwal penampilan.

PRABU- SIKK berkesempatan mengikuti Main show dan Pocket Show. Pada hari Jumat, 15 November 2019, 15.00 waktu Malaysia, PRABU- SIKK tampil dalam pocket Show di Central Market- Pasar Seni Kuala Lumpur. Lokasi pertunjukan yang sempit tidak menyurutkan semangat para penari. Mereka menampilkan Tarian Bara ditengah kerumunan pengunjung Pasar Seni. Sambutan meriah dari pengunjung semakin membuat penari bersemangat. Penampilan ini tak luput dari sorotan kamera media dan juga kamera ponsel pengunjung yang hadir.

Jumat, 15 November 2019 , pukul 21.00 Waktu Malaysia, PRABU- SIKK mengikuti kegiatan pembukaan dan persembahan perwakilan negara. Kegiatan ini diawali dengan tarian pembukaan, permaianan musik tradisional  gabungan dari  berbagai negara dan diresmikan oleh Encik Rosli Osman, Timbalan Ketua Pengarah (Sektor Dasar dan Perancangan) Jabatan Kebudayaan Dan Kesenian Negara (JKKN) dengan pemukulan gamelan, diikuti dengan tabuh rebana dari beberapa utusan kedutaan negara peserta.  Acara dilanjutkan dengan persembahan-persembahan dari Negara peserta dan ditutup dengan tarian Malaysia diikuti kontingen negara peserta.

 

Dalam kegiatan pembukaan turut ditampilkan kesenian musik dan pantun Dondang Sayang dari Malysia, Tari dan Musik Darangen dari Philipines, tari Khon dari Thailand, Kesenian Ebru dan Whirling Dervishes dari Turkey,  Didgeridoo dari australia, Fancy Shawl dari Canada, Traditional Folk Dance dari Srilanka dan Tari Bara dari Indonesia. 

Tari Bara yang ditampilkan merupakan tari kreasi yang berakar pada tari tradisi Jawa Timur yakni Reog Ponorogo, Tari Kuda Kepang dan Tari Topeng Bujang Ganong, yang dikemas dalam ragam gerak kreatif dan atraktif. Penonton terlihat antusias dan tertegun dengan penampilan PRABU-Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, sehingga banyak mendapat pujian dan tepuk tangan baik saat ditengah pertunjukan maupun diakhir pertunjukan. Apresiasi juga datang dari panitia maupun dari peserta negara lain. Dalam kesempatan ini penari menggunakan pakaian yang di dominasi warna hitam, dengan aksesori dan aplikasi busana Merah-Putih.

Untuk kegiatan berikutnya PRABU- SIKK akan tampil dalam Gala Show pada Minggu, 17 November 2019 dengan tarian tradisional Bali- Tari Puspanjali. Kelompok tari PRABU di rencanakan kembali ke Sabah pada hari Seni, 18 November 2019, dengan harapan acara yang sedang berlangsung ini berjalan lancer dan kembali dengan keselamatan dan kesuksesan untuk agenda-agenda besar berikutnya.

KOMENTAR