MENU

Pemberangkatan Beswan Kloter 1 Tahun 2021

Pemberangkatan Beswan Kloter 1 Tahun 2021

Setelah penantian yang cukup lama, akhirnya 28 beswan Repatriasi tahun 2021 dapat diberangkatkan ke Indonesia untuk melanjutkan Pendidikan ke jenjang SMP maupun SMA. Pemberangkatan dilakukan melalui jalur penerbangan Kota Kinabalu-Kuala Lumpur-Tangerang (Indonesia) menuju Provinsi Sekolah tujuan. Beswan ini merupakan beswan yang lolos seleksi Repatriasi baik ADEM, Yayasan ataupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang berasal dari CLC ataupun sekolah di wilayah Sabah, Sarawak, dan Johor Bahru. Seleksi beasiswa repatriasi sudah dilaksanakan sejak bulan Februari-Juni 2021, dimulai dari pemetaan potensi, tes akademik, tes wawancara serta tes minat dan bakat.

Proses pemberangkatan yang terhambat, disebabkan karena adanya pembatasan pergerakan untuk bergerak keluar ladang ataupun rentas daerah bagi beswan dalam pengurusan dokumen, baik berupa pengurusan paspor maupun sijil lahir. Selain itu, dilanjutkan kembali pengurusan untuk spesial pass di Jabatan Imigresen Sabah, Malaysia dimana terdapat beberapa prosedur yang harus dilewati.

Total beswan yang berasal dari Sabah, Sarawak dan Johor Bahru adalah 581. Khusus Sabah sendiri, jumlah beswan yang belum diberangkatkan sebanyak 522. Pada pemberangkatan kloter 1, penyebaran Provinsi yang dikirim meliputi Provinsi Jawa Barat yaitu SMK Bakti Karya Parigi sebanyak 2 orang, Provinsi Jawa Timur yaitu SMAS K Cor Jesu sebanyak 2 orang, Provinsi Jawa Tengah yaitu SMA Taruna Nusantara sebanyak 3 orang, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu MAN 4 Bantul sebanyak 4 orang, MAN 2 Sleman sebanyak 4 orang dan SMK Penerbangan AAG Adi Sucipto sebanyak 3 orang serta Provinsi Sulawesi Selatan yaitu SMA Athirah Bone sebanyak 3 orang, SMP Athirah Bone sebanyak 3 orang dan SMP ‘Asyiyah Boarding School Pinrang sebanyak 5 orang.

Pemberangkatan dilakukan dalam dua waktu yaitu pemberangkatan pertama tanggal 18 Desember 2021 sebanyak 14 orang dan pemberangkatan kedua tanggal 19 Desember 2021 sebanyak 14 orang. Setelah beswan sampai di Indonesia, beswan diharuskan tetap menjalani masa karantina selama 10 hari. Sebelum pemberangkatan, beswan dikumpulkan di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu selama 3 hari untuk mendapatkan pengarahan dan pembekalan meliputi materi tentang Dunia putih Abu-abu, Bijak Bermedsos, E-hac dan Imei, Simulasi pemberangkatan, Pembuatan Buku Rekening serta pemberian motivasi.

Pada pengurusannya, panitia Repatriasi selalu didukung penuh oleh berbagai pihak meliputi Atase Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi KBRI Kuala Lumpur, Konsulat Jendral Republik Indonesia Kota Kinabalu, Konsulat Republik Indonesia Tawau, Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Direktorat PMPK, Sekolah Mitra ADEM dan Yayasan serta BNI.

KOMENTAR